Hari ini google menjadikan Taman Nasional Lorent  menjadi ikon google doodle, untuk memperingati berdirikan taman nasional tersebut. Jika sobat buka alamat google hari ini, sobat pasti melihat gambar  ilustrasi burung beo pesquet yang jadi salah satu ikon fauna di TN Lorentz.

taman nasional lorentz

Taman Nasional Lorent  terletak di provinsi Papua, Indonesia, dan sebagai Situs Warisan  Dunia oleh UNESCO. Dengan luas kawasan 2,4 Ha, Lorentz menjadi Taman Nasional Terbesar di Asia Tenggara. Wilayah Taman Nasional Lorentz yang meliputi 10 kabupaten di Provinsi Papua ini bisa jadi tujuan wisata yang menarik untuk dikunjungi.

Kawasan ini merupakan salah satu tiga kawasan di dunia yang mempunyai gletser di daerah tropis, dengan membentang puncak gunung yang diselimuti salju pada ketinggian (5.030 meter dpl), hingga membujur sampai ke pesisir pantai dengan hutan bakau, dan batas tepi perairan Laut Arafuru. Memiliki ekologis yang sangat menakjubkan dari kawasn vegetasi alpin, sub-alpin, montana, dataran rendah dan lahan basah.

Keanekaragaman Satwa, Tumbuhan dan Budaya Taman Nasional Lorent

Taman nasional yang berada di Irian Jaya ini memiliki keanekaragaman baik satwa dan tumbuhannya sehingga menjadi daya tarik sendiri.  Untuk jenis Satwanya sendiri di identifikasi Taman Nasional Lorentz memiliki kurang lebih 630 jenis burung ( (± 70 % dari burung yang ada di Papua) dan 123 jenis mamalia. 

Burung Pesquet menjadi icon google doodle hari ini karena jenis burung ini sangat langka di jumpai hanya ada di Taman Nasional Lorentz.


Taman Nasional Lorentz

Untuk jenis tumbuhannya,  antara lain nipah (Nypa fruticans), bakau (Rhizophora apiculata), Pandanus julianettii, Colocasia esculenta, Avicennia marina, Podocarpus pilgeri, dan Nauclea coadunata sedangkan untuk vegetasinya berjumlah 34 type.

Antara lain hutan tepi sungai, hutan gambut, pantai pasir karang, hutan hujan lahan datar/lereng, hutan hujan pada bukit, hutan kerangas, hutan pegunungan, padang rumput, dan lumut kerak dll.

Tak hanya itu saja, dengan keberagaman budaya yang sangat mengagumkan, dan diperkirakan kebudayaan tersebut sudah berumur lebih 30.000 tahun. Di Taman Nasional ini juga menjadi kediaman  Suku Dani Barat, Nduga, Suku Amungme, Suku Sempan dan Suku Asmat

Bagaimana akses menuju taman nasional lorentz ?

Untuk akses menuju taman nasional lorentz sendiri dari kota Timika ke bagian Utara menggunakan penerbangan perintis dan ke bagian Selatan menggunakan kapal laut melalui Pelabuhan Sawa Erma, kemudian melewati jalan setapak ke beberapa lokasi.

Dari kota Wamena ke bagian selatan kawasan menggunakan mobil menuju Danau Habema, dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Puncak Trikora. Jika sobat ingin berkunjung kesana di harapkan menyiapkan fisik dan mental dikarenakan kondisi medan susah dan tidak terprediksi keadannya. Namun hasil jerih payahnya akan terbayarkan dengan indah surga alam yang luar biasa.

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Taman Nasional Lorent

Jika sobat ingin berkunjung kesana, berdasarkan infromasi yang saya dapat. Waktu terbaiknya di bulan Agustus hingga Desember. dikarenakan di range bulan ini para pelancong banyak datang untuk mengamati indahnya burung di Danau Habbema di dataran tinggi Habema Valley dan indahnya Fertival di Lembah Baliem. 

Fertival di Lembah Baliem merupakan ajang simulasi perang dan pertunjukan tarian khas suku  yang ada disana, fertival ini di adakan bertepatan dengan Kemerdekaan Indonesia.

Gimana sob, tertarik untuk berkunjung ? tentunya harus menyiapkan segala sesuatu dengan plan matang yang sob. Sekian ulasan saya tentang Taman Nasional Lorent. Semoga artikel ini bermanfaat. Terima Kasih

Post a Comment